Dinar
Rupiah nampaknya sedang diuji, setelah kurang lebih tujuh bulan sejak Februari lalu Rupiah mampu bertahan dibawah Rp 9,000/US$ – semalam bergejolak dalam range yang sangat lebar dari kisaran Rp 8,800 –an sampai Rp 9,300-an per US$. Perjuangan penyelamatan Rupiah kemungkinan akan terus berlangsung hingga hari ini dan hari-hari mendatang, sehingga fluktuasi yang tajam mungkin belum akan mereda. [...]
Entah siapa yang lebih pinter dan lebih berpikiran maju di era tidak berdayanya mata uang kertas dalam menghadapi krisis financial global yang masih segar di ingatan kita, tetapi ada tiga peristiwa penting yang bisa jadi pelajaran kita yang terjadi dalam setahun terakhir ini dalam hal mata uang dunia. Di Indonesia pekan lalu tanggal 24 Mei [...]
Continue reading about Setelah Kelantan (Malaysia) dan Utah (Amerika), Bagaimana Dengan Kita?
Dinar dan Dirham adalah ibarat sejoli yang hidup berdampingan dalam system mata uang Islam. Bila di situs ini tulisan saya selama ini masih lebih fokus ke Dinar – ini adalah karena Dinar lebih praktis pengelolaannya, lebih rendah risikonya dan juga lebih rendah komponen biaya cetak untuk pengadaannya. Namun seiring dengan permintaan Dirham yang mulai juga [...]
Sejak pertama kali memperkenalkan Dinar emas ke masyarakat lebih dari tiga tahun lalu, kami sudah mengidentifikasi setidaknya ada dua institusi atau lembaga yang bisa mencetak Dinar dengan kwalitas terbaik dibidangnya di Indonesia yaitu Logam Mulia (LM) – PT. Aneka Tambang, Tbk dan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). LM memenuhi standar kwalitas terbaik karena produk [...]
Continue reading about Dinar Peruri : Babak Baru Dalam Penyebaran Dinar
Ketika akhir 2007 saya menulis teori Deret Fibonacci untuk menggambarkan sequel kehancuran uang kertas, saat itu harga Dinar dalam Rupiah berada pada angka Rp 1,096,900 dan berdasarkan teori tersebut saya tulis akan mencapai kisaran Rp 1.8 juta untuk puncak berikutnya – puncak ini kemudian benar-benar terlampaui dalam waktu kurang dari 3.5 tahun. Dalam US$ saat [...]
Continue reading about Unfair Advantage : Kekuatan Dari Edukasi Financial

