Nixon Shock

Muhaimin Iqbal on December 2nd, 2010

Beberapa pekan ini dunia dihantui ancaman perang yang cukup serius di semenanjung Korea. Meskipun yang berseteru hanya dua saudara yang seharusnya serumpun, bila perang ini benar-benar pecah dalam skala yang lebih besar dampaknya akan merembet ke seluruh dunia. Bukan hanya karena masing-masing Korea (Utara dan Selatan) di back-up oleh kekuatan-kekuatan militer besar dunia, tetapi dalam [...]

Continue reading about Harga Emas: Maukah Anda Terlibat Dalam Pembiayaan Perang?

Muhaimin Iqbal on November 15th, 2010

Pada awal tahun 1970-an ketika televisi di rumah saya di kampung masih ditonton orang sekampung, penonton selalu mbludak pada saat penayangan film cowboy Bonanza. Ternyata bukan hanya di Indonesia, di negeri asalnya sendiri – Amerika – serial televisi tersebut juga sangat popular. Maka, mumpung mayoritas orang Amerika lagi di depan televisi – pada suatu malam [...]

Continue reading about Ketika Presiden Amerika Menggantikan Bonanza

Muhaimin Iqbal on July 15th, 2010

Selama 2500 tahun lebih emas adalah uang bagi seluruh peradaban manusia. Bahkan setelah Perang Dunia II-pun melalui Breton Wood Agreement 1945, uang masih dikaitkan dengan emas. Seperti dalam rangkaian balon dibawah, balon pertama US$ diikat dengan emas – 1 oz setara dengan US$ 35. Kemudian rangkaian balon berikutnya (Rupiah, Yen dlsb) diikat dengan US$ atau [...]

Continue reading about Balon Yang Diputus Tali, Kemana Hendak Pergi?

Muhaimin Iqbal on May 5th, 2010

Tulisan ini saya sarikan dari buku Gold Wars : The Battle Against Sound Money As Seen From Swiss Perspective , karya Ferdinand Lips (Foundation for Advancement of Monetary Education, 2001). Menariknya, buku ini ditulis oleh seorang Swiss Banker – yang bahkan sempat mendirikan bank sendiri menggunakan namanya – yang sangat tahu seluk beluk permainan terhadap emas dunia.

Menutut Lips ini perang terhadap emas dimulai tahun 1933 ketika President Amerika waktu itu Franklin D Roosevelt menyita seluruh emas yang dimiliki warga negaranya, dan menaikan harga emas di negeri itu dari US$ 20.67/ounce ke US$ 35.00/Ounce. Perang ini menjadi semakin serius sejak ditinggalkannya Breton Woods Agreement 1971 – dimana sejak saat itu praktis tidak ada satu uang-pun di dunia yang dikaitkan dengan emas – kecuali Swiss.

Swiss merupakan negara yang bertahan mengkaitkan uangnya dengan emas sampai tahun 1992 – itulah sebabnya sampai tahun tersebut mata uang Swiss yaitu Swiss Franc adalah yang paling kuat di dunia. Swiss dahulu juga merupakan surga bagi warga dunia yang ingin mengamankan asetnya.

Continue reading about Gold Wars : Perang Terhadap Emas Dari Kacamata Swiss Banker