Skip to content
Home » Harga Emas & Dinar : How Low Can You Go? (2)

Harga Emas & Dinar : How Low Can You Go? (2)

Diriwayatkan oleh Abu Bakar ibnu Abi Maryam bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, ”Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain Dinar dan Dirham.” (Musnad Imam Ahmad bin Hambal).

Tahun lalu tepatnya tanggal 15 Agustus 2008 ketika harga Dinar lagi rendah-rendahnya (Rp 1,123,450) saya membuat tulisan dengan judul How Low Can You Go ?.  Pagi ini judul yang sama saya gunakan karena harga Dinar juga lagi rendah (Rp 1,436,000).

Harga jual beli Dinar di GeraiDinar.Com kita sajikan secara otomatis dengan formula khusus dan menggunakan tiga parameter yaitu pergerakan harga emas dunia ,  harga emas fisik Jakarta – terutama harga emas Logam Mulia – PT. Aneka Tambang, Tbk. dan yang tentu sangat penting adalah nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika.

Tidak bisa kita gunakan murni harga emas internasional karena yang kita jual adalah Dinar emas secara fisik, Dinar yang kita jual harus bener-bener bisa diperoleh di Jakarta pada harga yang kita cantumkan di situs ini (geraidinar.com). Kita juga tidak menggunakan murni harga emas Logam Mulia, karena harga mereka nampaknya hanya di adjust sekali atau maksimal dua kali dalam satu hari – sedangkan kita tahu harga emas berfluktuasi setiap saat.

Harga Logam Mulia (Antam) saya tidak bisa menjelaskan karena ini merupakan kebijakan internal mereka, sedangkan nilai tukar Rupiah bisa kita bahas pada tulisan lain; jadi pada tulisan ini saya hanya akan fokus pada perilaku harga emas dunia – yang lagi menukik tajam sejak pekan lalu oleh suatu sebab yang saya sebut G-20 Effect.

Pada saat harga turun terus menerus seperti yang terjadi seminggu terakhir, pertanyaan yang selalu muncul terutama dari para investor atau pengguna Dinar yang relatif baru adalah – sampai kapan atau sampai berapa harga Dinar ini akan turun terus ?

Tentu ini pertanyaan yang tidak bisa saya jawab karena ilmu masa depan ini bukanlah milik kita, hanya Allah Yang Maha Tahu – yang tahu apa yang akan terjadi, termasuk terhadap harga emas atau Dinar ini.

Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha memahami apa yang sudah terjadi, kemudian berdasarkan statistik yang sudah terjadi tersebut – kita bisa membuat prakiraan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Namanya juga prakiraan, bisa benar dan juga bisa salah.

Grafik diatas saya sajikan berdasarkan statistik harga Dinar riil yang kita jual melalui GeraiDinar.Com sejak 30 Agustus 2007. Dalam rentang satu setengah tahun ini, kita telah melalui 6 kali pergantian musim yang penuh, yaitu dua kali musim gugur, dua kali musim dingin dan masing-masing satu kali musim semi dan musim panas.

Baca Selanjutnya
G-20 & Gold : Yang Tersurat dan Yang Tersirat

Saat ini kita berada di awal musim semi, maka kalau statistik tahun lalu berulang dan teori saya mengenai harga emas yang terpengaruh oleh musim benar maka harga Dinar akan berfluktuasi di angka yang relatif rendah ini sampai menjelang akhir September.

Bila mengikuti statistik tahun lalu pula, yaitu dari rendahnya harga Dinar musim semi dan musim panas yang berada di sekitar 12% dibawah harga tertinggi musimnya – maka bisa saja dalam kurun waktu sekarang sampai September harga Dinar turun ke kisaran harga Rp 1.3 juta.

Sebaliknya juga demikian, bila ini kita terapkan di harga tinggi musim gugur dan musim dingin yang tahun lalu berada pada 49% diatas harga terendah musim semi dan musim panas – maka pada akhir tahun ini atau awal tahun depan bersamaan dengan musim dingin di belahan bumi utara – insyaallah harga Dinar  akan bisa berada di kisaran angka Rp 2 juta.

Perlu diingat bahwa ini hanya prakiraan statistik dan hanya memperhatikan satu faktor saja yaitu musim. Padahal fluktuasi harga emas dunia bisa dipengaruhi oleh faktor apa saja baik yang sifatnya fundamental atau hanya sentimen  pasar belaka. Demikian pula dengan nilai tukar Rupiah, tahun  ini minimal  kita ada dua pemilu yang  akan sangat banyak mempengaruhi nilai tukar Rupiah sampai tahun depan.

Dengan berusaha memahami pola apa yang terjadi di statistik masa lampau dengan harga Dinar ini, saya sangat tidak menganjurkan pola fluktuasi harga ini dijadikan ajang spekulasi. Saya tidak mengajurkan Anda untuk membeli Dinar bila tujuannya untuk spekulasi.

Dinar tetap akan berharga (tidak kehilangan daya beli) ketika harganya lagi rendah. Bahkan Dinar tetap berharga ketika barang-barang lain (termasuk investasi lain)  kehilangan harganya sebagaimana hadits yang saya kutip diatas.

Wa Allahu A’lam.

Harga Emas 2009: How Low Can You Go
Malcare WordPress Security