m-dinar

Menabung Dinar Menjadi Semakin Mudah Dengan M-Dinar Saving Account

Sejak pertama kali kami memperkenalkan Dinar emas sebagai instrumen investasi dan proteksi nilai (kelak insyaallah dengan sendirinya akan menjadi alat tukar), tidak hentinya kami bekerja keras untuk terus menghasilkan applikasi-apllikasi yang mudah dalam menggunakan Dinar emas ini.

Teknologi M-Dinar yang kami perkenalkan awal tahun ini mendapatkan response yang amat baik meskipun penyempurnaan terus menerus tetap kami lakukan. Teknologi ini kini menjadi infrastruktur produk GeraiDinar yang baru hasil kolaborasi dengan Koperasi BMT Daarul Muttaqiin.

Dengan Tabungan M-Dinar yang kami perkenalkan kemarin, kini masyarakat yang ingin menabung Dinar dapat menggunakan sarana internet seperti account M-Dinar selama ini ataupun melalui tabungan fisik – yaitu menggunakan Buku Tabungan M-Dinar untuk mencetak posisi saldo, setoran, penarikan fisik Dinar dlsb.

Karena Tabungan M-dinar menggunakan konsep Aqad Mudharabah, penabung Dinar tidak dikenakan biaya penyimpanan atau biaya apapun. Bahkan nantinya setelah Dinar benar-benar berputar secara fisik mendanai kegiatan ekonomi sektor riil, penabung M-Dinar akan mendapatkan bagi hasilnya dalam bentuk Dinar.

Baca Selengkapnya »Menabung Dinar Menjadi Semakin Mudah Dengan M-Dinar Saving Account

Dinar dan Teknologi, Bagaimana Status Hukumnya?

Tulisan ini untuk menjawab beberapa pertanyaan pembaca sekaligus, yang intinya ada yang menanyakan legalitas produk-produk Dinar berbasis teknologi seperti M-Dinar yang belum lama ini kami perkenalkan.

Ada dua aspek legalitas yang ingin saya jelaskan; pertama legalitas dari aspek hukum positif negara (Indonesia dan juga negara-negara lain dimana M-Dinar digunakan) dan kedua adalah aspek legalitas dari sisi syariah.

Dari sisi hukum positif negara, harus diakui bahwa kecepatan perkembangan teknologi mendahuli kecepatan perkembangan hukum positif buatan manusia. Sangat bisa jadi memang belum ada hukum yang pas yang mengatur transaksi pembayaran global yang menggunakan system e-payment, paypal, e-gold, e-dinar, Goldmoney dlsb.

Jadi biarlah hukum positif ini dipersiapkan oleh pihak yang terkait pada waktunya di masing-masing Negara. Namun perkembangan aplikasi teknologi pembayaran yang sudah sangat canggih tidak perlu menunggu kesiapan hukumnya – bila ini yang ditunggu, maka negara yang perkembangan system hukumnya lambat akan juga sangat terbelakang dalam aplikasi teknologi-nya.

Baca Selengkapnya »Dinar dan Teknologi, Bagaimana Status Hukumnya?

‘ATM’ Dinar Di Seluruh Pelosok Negeri, Nggak Percaya?

Satu lagi yang kita bisa Niteni, Nirokke dan Nambahi kemajuan industri cellular adalah dibidang distribusinya. 20 tahun lalu tentu kita tidak terbayang bagaimana kita bisa memperoleh nomor telepon kita di kios-kios kecil pinggir jalan. Bukan hanya pinggir jalan kota besar, tetapi juga sampai ke desa-desa pedalaman sejauh sinyal telepon masuk – disitu pula ada kios pulsa telepon.

Ini pulalah yang dititeni (diperhatikan), ditirokke (ditiru) dan ditambahi oleh M-Dinar dalam merancang ‘ATM’ Dinar di seluruh pelosok negeri.

Kita memang tidak perlu membangun anjungan secara fisik karena anjungan itu akan ada di HP Anda atau HP (bisa juga lap top)  agen kita.

Saldo Dinar yang ada di account M-Dinar akan berada tetap di account Anda. Hanya Anda yang bisa memindahkannya untuk transaksi atau untuk dicairkan. Ketika Anda akan mengambil Dinar Anda secara fisik, kemana Anda akan pergi ? yang paling gampang adalah cari agen-agen GeraiDinar.

Baca Selengkapnya »‘ATM’ Dinar Di Seluruh Pelosok Negeri, Nggak Percaya?