Lompat ke konten
Home » fluktuasi harga emas

fluktuasi harga emas

Pohon Bengkok Harga Emas

Seorang kakek sedang mengajari cucuya untuk membuat kapal, pertama yang dia lakukan adalah mengajak cucu tersebut pergi ke hutan untuk mencari pohon-pohon kayu yang paling baik. Dia mengajari cucu tersebut untuk melihat detil setiap pohon kayu yang akan cocok untuk setiap bagian kapal. Untuk dak kapal dibutuhkan kayu yang lurus, untuk lambung kapal dibutuhkan kayu dengan lengkungan yang sesuai dan untuk tiang layar dibutuhkan kayu-kayu yang tinggi.

Sementara melangkah dan belum menemukan kayu-kayu yang sesuai tersebut, sang cucu mendapati pohon tua yang bengkok. Mengamati dengan seksama kemudian dia bertanya kepada kakeknya. “Pohon ini bengkok, tidak cocok untuk dak kapal, tidak pas untuk lambung kapal dan tidak cukup tinggi untuk tiang kapal. Bolehkah pohon bengkok  ini kita tebang kek ?, setidaknya bisa untuk kayu bakar ?”.

Dengan bijaknya sang kakek menjawab : “Tidak semua pohon kayu cocok untuk kapal nak ! Tetapi tidak juga harus dijadikan kayu bakar. Bahwa pohon ini berada disini sampai tua, tidak ditebang oleh para pencari kayu sebelumnya – pasti ada alasannya. Nanti kita cari tahu alasannya, sekarang kita cari dahulu yang kita perlukan”.

Baca Selengkapnya »Pohon Bengkok Harga Emas

Dinar & Dirham : Risk and Return

Dinar DirhamDinar dan Dirham adalah ibarat sejoli yang hidup berdampingan dalam system mata uang Islam. Bila di situs ini tulisan saya selama ini masih lebih fokus ke Dinar – ini adalah karena Dinar lebih praktis pengelolaannya,  lebih rendah risikonya dan juga lebih rendah komponen biaya cetak untuk pengadaannya. Namun seiring dengan permintaan Dirham yang mulai juga tumbuh, insyaAllah kamipun akan meresponse permintaan tersebut secara memadai dalam waktu dekat. Sama dengan Dinar kami yang sekarang dicetak oleh LM-Antam dan PERURI, Dirham kamipun selain dicetak oleh LM-Antam seperti yang terjadi selama ini – juga akan dicetak oleh PERURI untuk menambah pilihan yang ada di masyarakat dan juga menambah supply.

Dibandingkan dengan Dinar yang sudah dikenal luas lebih dahulu oleh masyarakat, setidaknya tiga masalah tersebut diatas yaitu kepraktisan, risiko dan biaya cetak perlu dipahami juga oleh masyarakat sebelum Dirham ini juga digunakan secara luas sebagaimana Dinar.

Pertama adalah dari sisi kepraktisan, specific grafity emas adalah 19,320 kg/m3 sedangkan perak memiliki specific grafity 10,490 kg/m2; maka di bank-bank yang menyediakan safe deposit box (SDB) ukuran kecil dengan dimensi 12.5 cm x 12.5 cm x 60 cm akan dapat menyimpan emas (asumsinya tanpa pembungkus apapun) sekitar 181 kg, sedangkan untuk menyimpan perak hanya cukup untuk sekitar 98 kg.

Dengan tingkat harga saat ini Rp 420,000/gram untuk emas dan Rp 9,500/gram untuk perak, maka safe deposit box kecil tersebut cukup untuk menyimpan emas senilai sekitar Rp 76 Milyar, sedangkan untuk perak hanya cukup untuk menyimpan sekitar Rp 930 juta. Artinya dari sisi pengelola seperti Gerai Dinar , untuk mengelola Dirham dengan nilai yang sama dengan Dinar  akan memerlukan ruang penyimpanan yang besarnya kurang lebih 82 kalinya.

Baca Selengkapnya »Dinar & Dirham : Risk and Return

Malcare WordPress Security