Lompat ke konten
Home » timbangan yang adil

timbangan yang adil

Kisah Uang Pensiun Yang Tidak Segera Habis

Cerita ini saya adopsi dari pengalaman salah satu nasabah Gerai Dinar. Tahun 2008 ketika dia berusia 65 tahun sudah merasa sangat lelah dengan pekerjaannya, dia ingin istirahat tidak lagi bekerja namun juga tidak ingin menjadi beban orang lain. Pada saat yang bersamaan dia ingin tabungannya mampu melawan inflasi sehingga dapat menopang kebutuhan hidupnya sampai akhir hayat. Yang dia lakukan ini bisa menjadi contoh bagi para pensiunan lainnya.

Pada pertengahan Oktober 2008 ketika harga Dinar berada di Rp 1,197,000 dia mengkonversi sebagian tabungan dan dana pensiunnya menjadi 1,000 Dinar atau setara Rp 1,197,000,000 saat itu. Sebagian yang lain dia pertahankan dalam Rupiah dan Dollar karena akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan jangka pendek lainnya.

Baca Selengkapnya »Kisah Uang Pensiun Yang Tidak Segera Habis

MDGs : Seandainya Aku Menjadi…

Hari-hari kemarin sekitar 140-an pemimpin dunia berkumpul di New York untuk suatu acara yang oleh Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-Moon digambarkan sebagai “There is no global project more worthwhile….” – tidak ada project global yang sepenting ini. Apa sih yang mereka bicarakan kok begitu hebohnya ?. Mereka ternyata bicara tentangMillennium Development Goals (MDGs) atau dalam bahasa Indonesia disebut Sasaran Pembangunan Millennium.

Ada 8 sasaran yang disepakati oleh para pemimpin dunia sejak lima tahun lalu (September 2005) untuk bisa dicapai tahun 2015 yaitu :

1.     Pengentasan Kemiskinan dan kelaparan yang ekstrim

2.     Pemerataan pendidikan dasar

3.     Persamaan gender dan pemberdayaan perempuan

4.     Mengurangi tingkat kematian anak

5.     Meningkatkan kesehatan ibu

6.     Perlawanan terhadap HIV/AIDS, Malaria dan penyakit berat lainnya

7.     Mempertahankan daya dukung lingkungan

8.     Mengembangankan kemitraan global untuk pembangunan

Baca Selengkapnya »MDGs : Seandainya Aku Menjadi…

Sophie’s Choice : Ketika Dunia Harus Memilih Dollar Atau…

Pada tahun 1982 ada film dengan latar belakang Perang Dunia ke II yang diberi judul Sophie’s Choice. Film yang meraih banyak piala ini, menceritakan pengalaman seorang ibu (Sophie) dengan dua anaknya – laki (Jan) dan perempuan (Eva)- yang ditahan oleh serdadu musuh. Si ibu diberi tawaran oleh serdadu musuh, salah satu dari anaknya hendak dibunuh – tetapi siibu disuruh memilih yang mana. Bila dia tidak mau memilih – maka keduanya akan dibunuh.

Si ibu tidak bisa memilih, tetapi harus memilih – maka dipilihlah anak laki-lakinya Jan yang tetap hidup dan anak perempuannya Eva yang dibunuh musuh. Pilihan yang amat sangat sulit – sehingga sepanjang sisa hidupnya siibu ini hanya bisa menyesali keputusan yang harus diambilnya.

Judul film ini begitu terkenalnya sehinggan  istilah Sophie’s Choice menjadi istilah baru saat itu untuk menggambarkan bila kita dihadapkan pada suatu kondisi yang sama tidak enaknya – sama seperti istilah ‘Buah Simalakama’ yang kita kenal.

Istilah ini-pun belakangan digunakan oleh para pengamat Dollar untuk menggambarkan kesulitan dunia untuk memilih antara mempertahankan Dollar sebagai reserve currency atau  menggantinya dengan mata uang lain yang belum diketahui apa bentuknya.

Baca Selengkapnya »Sophie’s Choice : Ketika Dunia Harus Memilih Dollar Atau…

Emas Ibarat Cermin

Sekitar sembilan abad yang lalu Imam Al Ghazali (1058-1111) dengan kejernihan pemikirannya mengungkapkan bahwa sejatinya emas sebagai timbangan yang adil, dirinya sendiri ibarat cermin yang dengannya barang-barang dapat ditentukan nilainya dengan akurat.

Sekarang saya akan gunakan cermin Imam Ghazali ini untuk melihat krisis yang sekarang sedang menghebohkan dunia. Kita lihat krisis tersebut dari kacamata harga emas yang mencerminkan daya beli uang negara-negara di dunia. Saya ambil case negara kita dibandingkan negara yang menjadi epicentrum krisis sekarang ini yaitu Yunani secara khusus dan European Union secara umum.

Perhatikan grafik diatas, dalam mata uang Greek Drachmas (GRD) yaitu mata uang Yunani – harga emas setahun terakhir mengalami kenaikan 41%.  Dalam Euro kenaikan ini bahkan mencapai 44%, sedangkan dalam Rupiah hanya mengalami kenaikan 16 %.

Baca Selengkapnya »Emas Ibarat Cermin

Malcare WordPress Security